Welcome, Guest. Please login or register.

Author Topic: Interceptor, Encryptor, dan Jammer  (Read 1527 times)

Offline Rizaldi 05

  • JTE Members
  • Full Member
  • ***
  • Posts: 220
  • santai tapi pasti...

  • Activity
    0%
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.0.5 Firefox 3.0.5
Interceptor, Encryptor, dan Jammer
« on: March 16, 2009, 05:18:00 AM »
mohon maaf jika salah penempatan, soalnya bingung mau tarok dimana ;D
di bid. komputer, ada jaringan, di bid. telkom apalagi.. ;D
yah, karena setelah di liat2 lagi, ternyata lebih cocok tarok disini..  ;)

Interceptor

Interceptor adalah alat yang digunakan untuk melakukan penyadapan, baik pembicaraan telepon rumah, GSM, maupun CDMA. Ada beberapa metode alat sadap, yaitu:

- Menyadap sepersetujuan provider (cooperation)
- Menyadap tanpa sepersetujuan provider (non cooperation)
- Menggunakan software mata-mata (spy software)

Menggunakan metode cooperation artinya penyadapan memang dilakukan di sisi provider. Dengan demikian, pihak penyadap harus memasang alat penyadap di jaringan provider. Kelebihan metode ini adalah bisa digunakan secara luas. Di manapun target berada, bisa disadap dengan mudah.

Sedangkan metode non-cooperation dilakukan tanpa memasang alat apa pun di jaringan provider. Dengan metode ini, penyadapan harus dilakukan di range jarak tertentu terhadap target (misalnya kurang dari sekian ratus meter atau sekian kilometer). Metode ini tidak terlalu bergantung pada provider yang digunakan, atau dengan kata lain selama masih menggunakan protokol komunikasi yang sama, target masih bisa disadap.

Berikut adalah contoh penempatan interceptor yang dipasang pada sebuah kendaraan:

You are not allowed to view links. Register or Login

Coba lihat gambar berikut:

You are not allowed to view links. Register or Login

Yang kelihatan dari gambar di atas hanyalah console interceptornya saja. Komponen-komponen yang lain tidak tergambarkan. Komponen lain bisa dipasang secara permanen maupun diinstal secara portabel di sebuah kendaraan. Alat tersebut di atas bisa bekerja dalam mode cooperation maupun non-cooperation dengan GSM provider. Bisa dioperasikan secara fully passive (non-detectable), sehingga target tidak terganggu sinyalnya dan tidak mengetahui saat sedang disadap. Alat itu juga mampu secara otomatis maupun manual menyadap ratusan ribu pembicaraan suara dan SMS serta menyimpannya ke dalam sebuah hardisk.

Anda tertarik mau beli? Ahaa... jangan coba-coba! Kantong Anda pasti tidak akan cukup. Interceptor seperti pada gambar di atas harganya 400 ribuan dolar. Untuk melihat demonya saja, Anda harus mengeluarkan isi kocek USD 12 ribu plus tiket pesawat PP dari negara asal pembuat alat. Selain itu, yang lebih penting lagi, penawaran barang ini umumnya disertai embel-embel "Available to Law Enforcement agencies ONLY".

Dulu, sekitar 3-5 tahun yang lalu, beredar info bahwa berkomunikasi menggunakan CDMA adalah lebih aman karena belum ada interceptornya. Akan tetapi itu dulu, saat ini sudah banyak juga produk CDMA interceptor yang ditawarkan.

Selain menggunakan alat interceptor seperti di atas, kita bisa juga melakukan penyadapan dengan menggunakan spy software. Cara seperti ini sering digolongkan sebagai "penyadapan amatir". Caranya, HP target diinstal dengan sebuah software spy agent. Software spy agent ini yang akan meneruskan ke sebuah HP pengendali. Jenis informasi yang diteruskan bisa berupa isi SMS, percakapan telpon, suara pembicaraan di sekitar HP, posisi HP, dan sebagainya. Kelemahan utama sistem ini adalah harus melakukan instalasi software di HP target. Anda sebaiknya hati-hati jika diberi hadiah HP oleh rekan bisnis, pacar, dan sebagainya, pastikan tidak ada spy agent yang terinstal ;).

Encryptor

Proses enkripsi (penyandian) adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. Waktu Pramuka kita pernah diajarkan tentang sandi, misalnya sandi rumput, sandi morse, dan lain-lain, yang sebenarnya termasuk ke dalam kategori enkripsi juga dalam skala yang sederhana. Pada umumnya, proses penyandian ini melibatkan kunci yang dipakai untuk menyandikan (enkripsi) dan membuka sandi (dekripsi). Berikut adalah contoh penyandian sederhana:

Data yang dikirimkan : AWAS CACING
Kunci enkripsi : geser ke kanan 4 huruf
Data di perjalanan : FAFW GFGMRK
Kunci dekripsi : geser ke kiri 4 huruf

Pada contoh di atas, data aslinya adalah AWAS CACING, tetapi di perjalanan berubah menjadi FAFW GFGMRK. Setelah sampai ke penerima, akan diubah lagi menjadi AWAS CACING. Orang yang menyadap informasi akan mendapatkan informasi berbunyi FAFW GFGMRK yang tidak akan berarti apa-apa jika sang penyadap tidak mengetahui kuncinya. Bahkan, setelah mengetahui kuncinya pun, si penyadap belum tentu bisa langsung mengetahui maksudnya, karena kata CACING pun merupakan kata sandi yang memiliki arti tertentu. Dengan demikian, hanya pihak pengirim dan penerima yang bisa mengetahui isi informasi yang dikirimkan tersebut.

Alat untuk menyandikan informasi sering disebut sebagai encryptor. Untuk pembicaraan melalui ponsel GSM, alat penyandinya disebut dengan GSM encryptor. Ada beberapa cara dalam menggunakan GSM encryptor, di antaranya adalah:
- Menggunakan encryptor yang sudah terinstal secara built-in di ponsel atau PDA (misalnya PDA merk Shogi)
- Menginstal software aplikasi GSM encryptor pada ponsel atau PDA (misalnya software Gold Lock yang bisa diinstal pada ponsel/PDA berbasis Symbian atau software SecureGSM)
- Menggunakan layanan VoIP (melalui jalur data misalnya GPRS atau 3G) untuk berkomunikasi, kemudian mengimplementasikan enkripsi pada komunikasi VoIP yang digunakan.

Solusi-solusi di atas menyediakan enkripsi secara end-to-end, yang berarti semua informasi keluar dari ponsel pengirim sampai ke ponsel penerima dan sebaliknya akan disandikan. Penyadapan yang dilakukan di antara keduanya akan mendapatkan data yang tersandikan, yang tidak akan bisa terbaca.

Berikut adalah contoh tampilan software SecureGSM saat melakukan verifikasi identitas:

You are not allowed to view links. Register or Login

Jammer

Jammer adalah alat yang digunakan untuk mengganggu atau menggagalkan transmisi sebuah sinyal komunikasi. Istilah jammer ini ada di berbagai jenis komunikasi, misalnya radio jammer, radar jammer, GSM jammer, GPS jammer, dan sebagainya. Ketika Anda mengendarai kendaraan, kemudian di sebelah Anda ada konvoi rombongan presiden atau tamu negara lewat dan tiba-tiba ponsel Anda kehilangan sinyal, Anda boleh curiga rombongan tersebut sedang menjalankan jamming terhadap sinyal GSM.

Berbeda dengan GSM interceptor dan GSM encryptor yang susah Anda dapatkan (karena harganya yang mahal atau ketersediaan yang sangat terbatas), sebuah GSM jammer bisa Anda dapatkan dengan relatif mudah dan murah. Bahkan penulis pernah menemukannya di sebuah counter di Mangga Dua, sebuah GSM dan CDMA jammer dengan efektifitas pada radius belasan meter dengan harga kurang dari dua juta rupiah. Berikut adalah contoh tampilan alat GSM jammer yang juga bisa berfungsi sebagai GPS jammer, yang bisa dipasang di kendaraan:

You are not allowed to view links. Register or Login

Sedangkan tampilan berikut adalah sebuah GSM jammer yang lebih portabel, berbentuk layaknya ponsel:

You are not allowed to view links. Register or Login

Meskipun alat ini relatif mudah didapatkan, jangan sekali-kali sembarangan dalam menggunakannya. Di beberapa negara, penggunaan jammer ini secara eksplisit dianggap ilegal kecuali di tempat-tempat tertentu seperti tahanan, penjara, perpustakaan, dan sebagainya. Di Indonesia, penggunaan jammer di tempat umum bisa dianggap sebagai melakukan gangguan terhadap peralatan telekomunikasi. Kalau hanya dipakai sebatas di kantor Anda sendiri, dan tidak mengganggu yang tidak berkepentingan, misalnya di ruangan rapat agar rapat Anda tidak terganggu dering ponsel, kemungkinan masih diperbolehkan.

sumber : You are not allowed to view links. Register or Login
« Last Edit: March 16, 2009, 05:28:55 AM by Rizaldi 05 »
Stay Hungry, Stay Foolish

Offline Asnawi

  • JTE Members
  • Full Member
  • ***
  • Posts: 108

  • Activity
    0.6%
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.0.7 Firefox 3.0.7
Re: Interceptor, Encryptor, dan Jammer
« Reply #1 on: March 21, 2009, 09:18:45 PM »
wah, keren nich artikelnya zaldi..ada yg mau buat TA gak? Kayaknya pejabat2 negara dan anggota DPR mulai sekarang akan order tu barang..hehehe..

hwalidainy

  • Guest
Re: Interceptor, Encryptor, dan Jammer
« Reply #2 on: April 08, 2009, 09:20:04 AM »
mungkin perangkatnya sdh ada juga di glodok (hehehe...) cm permasalahannya ada ga mahasiswa kita yang berminat untuk membuat dengan tangannya sendiri? (hihihihi....)

 
Share this topic...
In a forum
(BBCode)
In a site/blog
(HTML)